Bantul, 09 Januari 2026 – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Tim Samsat Bantul menggelar Operasi Terpadu 2026 di wilayah Kalurahan Wonokromo, Kabupaten Bantul, Kamis (08/01/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Tertib Berkendara” ini dilaksanakan di Jalan Pleret–Bantul, tepatnya di depan Kantor Kalurahan Wonokromo, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Operasi terpadu ini bertujuan untuk menertibkan pembayaran pajak kendaraan bermotor sekaligus memastikan kelengkapan administrasi dan keselamatan berkendara, seperti kepemilikan SIM, STNK, serta kelayakan kendaraan.
Operasi terpadu tersebut melibatkan sinergi lintas instansi yang terdiri dari 15 personel Polri, 7 personel KPPD (Samsat), serta 2 personel Jasa Raharja. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, serta edukatif kepada para pengguna jalan.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, petugas mencatat sejumlah temuan terkait kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Sebanyak 12 unit kendaraan roda dua (R2) terjaring karena terlambat membayar pajak kendaraan bermotor, sementara kendaraan roda empat (R4) nihil temuan. Selain itu, terdapat 14 unit kendaraan roda dua yang langsung melakukan pembayaran pajak di tempat sebagai bentuk tindak lanjut dari operasi tersebut.
Petugas juga memberikan surat peringatan kepada para pengendara yang belum memenuhi kewajiban administrasi. Rinciannya, 14 surat peringatan dikeluarkan oleh DPPKA/KPPD dan 40 surat peringatan diberikan oleh Polri kepada pengendara roda dua yang belum tertib dalam pembayaran pajak maupun kelengkapan berkendara.
Selain penertiban pajak, dalam operasi ini petugas turut melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan helm, serta memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan disiplin pengguna jalan.
Secara keseluruhan, kegiatan Operasi Terpadu 2026 di Kalurahan Wonokromo berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons yang cukup baik dari masyarakat. Dokumentasi kegiatan telah terlampir sebagai bagian dari laporan pelaksanaan.
Melalui kegiatan ini, Tim Samsat Bantul berharap sinergi lintas sektoral yang terbangun dapat terus berlanjut, sehingga ke depan kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB/SWDKLLJ meningkat, PAD daerah semakin optimal, serta tercipta budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

