Kota Yogyakarta – Direktur SDM & Umum PT Jasa Raharja Rubi Handojo Bersama Kepala Divisi Divisi Human Capital Akhdiyat Setya Purnama didampingi Kepala Kanwil Jasa Raharja DI Yogyakarta Regy S Wijaya melakukan kunjungan kerja ke Jogja Smart City (JSC) yang berlokasi di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, diterima langsung oleh Wadirlanta Polda DIY AKBP Hary Ardianto sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat sinergi pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung keselamatan lalu lintas dan ketertiban umum di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Jasa Raharja dalam memahami secara langsung sistem tata kelola kota cerdas yang diterapkan Pemerintah Daerah DIY, sekaligus menjajaki peluang integrasi data lintas sektor yang dapat mendukung tugas dan fungsi Jasa Raharja dalam perlindungan dasar korban kecelakaan lalu lintas.
Saat ini, Smart City DIY telah terkoneksi dengan sekitar 400 unit kamera CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah DIY. Kamera-kamera tersebut berperan penting dalam membantu pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) secara real time.
Lebih lanjut dijelaskan, seluruh jaringan kamera CCTV yang terpasang telah terintegrasi dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Dengan integrasi ini, hasil tangkapan kamera tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemantauan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan penegakan hukum, baik pelanggaran lalu lintas maupun tindak kriminal lainnya.
Selain itu, Dinas Perhubungan DIY telah menyiapkan penguatan pada Area Traffic Control System (ATCS) sebagai bagian dari upaya mendukung integrasi informasi di tingkat provinsi. Sistem ATCS memungkinkan pengelolaan dan pengendalian lalu lintas dilakukan secara lebih terukur, berbasis data, dan responsif terhadap situasi di lapangan.
Sebagai contoh, dalam kasus kecelakaan lalu lintas, rekaman kamera CCTV yang terhubung dengan Smart City DIY dapat digunakan untuk melihat secara detail kronologi kejadian, mulai dari kondisi lalu lintas hingga penyebab kecelakaan. Informasi tersebut menjadi dasar penting bagi para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan yang lebih tepat, cepat, dan akurat, termasuk dalam proses penanganan korban kecelakaan.
Tidak hanya itu, rekaman kamera juga dapat dimanfaatkan sebagai barang bukti dalam mengungkap tindak kejahatan, karena mampu merekam kejadian yang sebenarnya secara objektif. Dengan demikian, keberadaan Smart City DIY turut mendukung terciptanya rasa aman di tengah masyarakat melalui penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, Direksi Jasa Raharja menegaskan pentingnya peningkatan sinergi dan integrasi data antarinstansi, termasuk antara Jasa Raharja, Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan instansi terkait lainnya. Integrasi ini diharapkan mampu mewujudkan satu data yang valid, akurat, dan dapat diakses sesuai kewenangan, sehingga tidak terjadi perbedaan maupun kesenjangan informasi yang diterima masyarakat.
“Ke depan, sinergi ini akan terus ditingkatkan agar informasi apa pun yang dibutuhkan dan diperoleh masyarakat berasal dari satu sumber data yang sama, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan berkualitas,” ujar Rubi (09/01/26).
Melalui kunjungan ke Jogja Smart City, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital serta mendukung transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan, kemudahan, dan kepuasan masyarakat. Sinergi dengan Smart City DIY diharapkan menjadi model kolaborasi strategis dalam mewujudkan layanan publik yang modern dan berkelanjutan.

