Samsat Kulon Progo Gelar Operasi Gabungan Patuh Pajak di Stadion Cangkring Wates

LAIN85 Views

Kulon Progo – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) serta mendorong peningkatan disiplin berlalu lintas, Tim Samsat Kulon Progo menggelar Operasi Gabungan Patuh Pajak, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Stadion Cangkring Wates, Kulon Progo, ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam memberikan edukasi, pengawasan, sekaligus penegakan kepatuhan kepada masyarakat pengguna jalan agar senantiasa tertib administrasi dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

Dalam operasi gabungan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor, meliputi STNK, SIM, kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ, serta kelengkapan keselamatan berkendara seperti penggunaan helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat. Selain itu, pengendara juga diberikan imbauan tertib berlalu lintas, mulai dari mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman berkendara, berhati-hati saat mendahului kendaraan lain, hingga kesiapsiagaan membawa jas hujan, khususnya di musim hujan dan saat berkendara pada malam hari.

Dari hasil pelaksanaan Operasi Gabungan Patuh Pajak tersebut, tercatat, 7 kendaraan dibuatkan surat pernyataan untuk segera melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ,
15 kendaraan diberikan teguran kepolisian atas pelanggaran ketidaksesuaian kelengkapan kendaraan bermotor, serta 1 kendaraan langsung melakukan pembayaran pajak di tempat.

Kepala Seksi Penetapan KPPD di Samsat Kulon Progo, Dwi Widihadi, SE., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak semata bersifat penindakan, namun lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya tertib pajak dan keselamatan berkendara.

Kepatuhan membayar PKB dan SWDKLLJ memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, serta sarana dan prasarana publik lainnya.

Sementara itu, perwakilan Satlantas Polres Kulon Progo, Ipda Indra Dedi Saputra, menegaskan bahwa disiplin berlalu lintas merupakan kunci utama dalam menekan angka kecelakaan di jalan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi administrasi kendaraan, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tim Samsat Kulon Progo juga memberikan sosialisasi terkait manfaat SWDKLLJ, di mana dana yang dihimpun akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk santunan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Hal ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Melalui pelaksanaan Operasi Gabungan Patuh Pajak ini, Samsat Kulon Progo berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu, serta mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Regy S. Wijaya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Operasi Gabungan Patuh Pajak yang dilaksanakan oleh Tim Samsat Kulon Progo sebagai wujud nyata sinergi lintas instansi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban PKB dan SWDKLLJ.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa kepatuhan administrasi kendaraan bermotor tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga berkontribusi langsung pada perlindungan dan keselamatan pengguna jalan.

Lebih lanjut, Regy S. Wijaya menekankan bahwa pembayaran SWDKLLJ memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat. Dana yang dihimpun akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas, sehingga kepatuhan membayar pajak dan SWDKLLJ merupakan bagian dari kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Regy S. Wijaya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, dengan selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan, serta menyesuaikan kecepatan dan kondisi kendaraan dengan situasi jalan, khususnya pada musim hujan dan saat berkendara di malam hari. Keselamatan berlalu lintas, menurutnya, adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran setiap individu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *