Jasa Raharja Kembali Serahkan Santunan Korban KM Virgo di Boyolali, Total Santunan Capai Rp1,27 Miliar

LAIN62 Views

BOYOLALI, 26 September 2026 PT Jasa Raharja (Persero) terus mempercepat pemenuhan hak korban dan keluarga dalam penanganan insiden KM Virgo Transport 8. Hingga Sabtu (26/9/2026), Jasa Raharja telah menyerahkan santunan kepada 17 ahli waris korban meninggal dunia dengan total Rp850 juta. Selain itu, jaminan biaya perawatan telah diberikan kepada 21 korban luka luka dengan nilai maksimal Rp420 juta, serta dua santunan penggantian biaya penguburan. 

Jasa Raharja juga masih memproses lima santunan bagi korban meninggal dunia lainnya. Berdasarkan perkembangan penanganan hingga Sabtu (26/9/2026) pukul 06.15 WITA, dari total 243 orang dalam POB, sebanyak 161 orang telah dievakuasi. Sebanyak 87 orang selamat tanpa memerlukan perawatan dan telah kembali ke rumah, sementara 21 orang yang mengalami luka luka telah mendapatkan penanganan medis dan juga telah kembali ke rumah masing masing. Adapun korban meninggal dunia tercatat sebanyak 53 orang, dengan 25 orang telah teridentifikasi dan 28 orang masih dalam proses identifikasi. 

Sebagai bagian dari tindak lanjut penanganan korban, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyerahkan santunan secara langsung kepada Dewi Indarti, istri almarhum Deny Dwi Saputra. Penyerahan santunan dilakukan di rumah duka di Dukuh Meican RT 1/3, Candi Ampel, Boyolali, Jawa Tengah. Deny Dwi Saputra merupakan salah satu korban yang telah berhasil diidentifikasi. Jenazah almarhum tiba di rumah duka pada Jumat (25/9/2026). 

Penyerahan santunan disaksikan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ery Purwo Nugroho, Kapolsek Ampel Iptu Edhy Nugroho, Camat Ampel Edi Kusmanto, dan Kades Candi Ampel Warsito. 

Awaluddin menyampaikan, penyerahan santunan tersebut merupakan bentuk kehadiran Jasa Raharja dalam memberikan kepastian pelayanan kepada keluarga korban. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Deny Dwi Saputra. Santunan ini tentu tidak dapat menggantikan kehilangan orang yang kita cintai, namun kami berharap dapat menjadi bentuk dukungan negara dan membantu meringankan beban keluarga di tengah masa duka,” ujarnya. 

la mengatakan, sejak awal terjadinya insiden, Jasa Raharja terus hadir dan berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam proses pencarian, evakuasi, identifikasi, hingga pemenuhan hak korban dan keluarga. 

Menurutnya, proses penanganan dilakukan secara paralel dengan memastikan data korban dan ahli waris diverifikasi secara cermat. Setelah identitas korban dan ahli waris dinyatakan valid, Jasa Raharja segera menindaklanjuti proses penyerahan santunan sesuai ketentuan. “Kecepatan dalam memberikan pelayanan tetap menjadi perhatian kami. Namun, kecepatan tersebut harus berjalan bersama dengan ketepatan data dan verifikasi, agar santunan benar benar diterima oleh pihak yang berhak,” kata Awaluddin. 

Jasa Raharja juga memastikan pemantauan terhadap perkembangan penanganan korban terus dilakukan. Insan Jasa Raharja tetap disiagakan melalui posko posko di wilayah terkait untuk memantau perkembangan pencarian, evakuasi, dan identifikasi. Mereka juga berkoordinasi dengan rumah sakit, aparat, Tim SAR, Tim DVI, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya. 

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan hadir melalui posko posko yang telah disiagakan. Bagi kami, penanganan tidak berhenti pada saat santunan diserahkan, tetapi kami akan terus mengawal proses ini bersama seluruh pihak hingga penanganan korban dan keluarga dapat diselesaikan dengan sebaik – baiknya,” tutur Awaluddin. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *