Gunungkidul – PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta terus melakukan pendekatan langsung kepada pemilik angkutan umum sebagai upaya meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban administrasi kendaraan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Door to Door (DTD) kepada pemilik angkutan umum di Giring, Paliyan, Gunungkidul, pada Selasa, 3 November 2026. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi sekaligus mengingatkan pentingnya pemenuhan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dalam mendukung perlindungan dasar bagi penumpang.
Dalam kunjungan tersebut, Ricky Permana selaku PA Tingkat II Samsat Gunungkidul bertemu langsung dengan Manto selaku pemilik angkutan umum. Pertemuan dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai kewajiban yang perlu dipenuhi oleh pemilik kendaraan angkutan umum. Petugas juga memberikan penjelasan mengenai tugas dan fungsi PT Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, khususnya penumpang angkutan umum.
Ricky Permana menjelaskan bahwa keterlibatan pemilik angkutan umum sangat penting dalam mendukung tertib administrasi dan keberlangsungan perlindungan dasar bagi penumpang.
“Kami melakukan kunjungan ini untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan pemilik angkutan umum. Harapannya, melalui penyampaian informasi secara langsung, mitra semakin memahami kewajiban yang harus dipenuhi serta peran PT Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, pemenuhan kewajiban IWKBU dan SWDKLLJ perlu menjadi perhatian setiap pemilik angkutan umum.
“Ketertiban administrasi dan kedisiplinan dalam memenuhi kewajiban pembayaran merupakan hal yang perlu dijaga bersama. Kami berharap para mitra dapat terus memperhatikan hal tersebut agar seluruh kewajiban dapat dipenuhi sesuai ketentuan,” tambahnya.
Melalui kegiatan DTD ini, PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta berharap hubungan komunikasi dengan para pemilik angkutan umum di Gunungkidul semakin baik. Pendekatan langsung tersebut juga akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mitra terhadap kewajiban administrasi dan pentingnya perlindungan dasar bagi penumpang.
“Kami akan terus hadir untuk memberikan informasi dan menjalin koordinasi dengan para mitra, sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam mendukung angkutan umum yang tertib dan memberikan rasa aman bagi penumpang,” tutup Ricky Permana.

