Mensos Apresiasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo

LAIN18 Views

Kotawates.com – Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, berkunjung ke Sekolah Rakyat (SR) DIY yang berlokasi di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Senin (06/07/2026). Kunjungan tersebut untuk meninjau langsung sekaligus mengonsolidasikan Kepala SR se-Indonesia bersama para calon pelajar dan orang tua/wali murid.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menjelaskan, progres pembangunan fisik kompleks SR DIY di Kulon Progo berjalan positif dengan capaian lebih dari 90 persen.

“Setidaknya dalam waktu dua pekan ke depan sudah bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran,” ujar Gus Ipul.

Cepatnya pembangunan ini, membuat Gus Ipul mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) yang dinilai berhasil mempercepat proses pengerjaan infrastruktur tersebut dalam waktu yang relatif singkat, yakni kurang dari enam bulan.

Sebagai informasi, SR DIY di Kulon Progo ini berdiri di atas lahan seluas 7,1 hektare (ha) dengan total anggaran pembangunan mencapai Rp214.986.477.000,00.

Secara kapasitas, kompleks SR DIY di Kulon Progo mampu menampung hingga 1.000 pelajar dari jenjang SD hingga SMA. Namun demikian, untuk pelaksanaan perdana pada Tahun Ajaran Baru kali ini, tercatat ada sekitar 300 pelajar yang siap memulai aktivitas pendidikan mereka.

Gus Ipul optimistis angka partisipasi ini akan terus melonjak tajam pada tahun-tahun berikutnya, seiring dengan tren pertumbuhan jumlah pelajar Sekolah Rakyat secara nasional. Pada Tahun Lalu Sekolah Rakyat menampung sekitar 15.000 pelajar. Tahun Ini lebih dari 30.000 pelajar dan Tahun Depan ditargetkan lebih dari 100.000 pelajar.

Gus Ipul memprediksi, jika seluruh sarana dan prasarana di tanah air telah siap, total jumlah pelajar SR di Indonesia dikalkulasikan mampu menyentuh angka 800 ribu anak.

Asumsi tersebut merujuk pada target ketersediaan SR di tiap kabupaten/kota dengan kapasitas masing-masing sekitar 2.000 pelajar.

Gedung SR DIY di Kulon Progo merupakan bagian dari proyek strategis nasional, di mana wilayah ini menjadi 1 dari 104 gedung SR yang dibangun sepanjang tahun 2026. Pemerintah telah lebih dulu membentuk SR Rintisan di 166 titik di seluruh Indonesia, dengan 2 titik di antaranya berlokasi di wilayah DIY.

Mensos berharap agar fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran besar ini dapat segera memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan nasional.

“Semoga kompleks SR DIY ini bisa dimanfaatkan untuk aktivitas belajar dan mengajar mulai tahun ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *