Rakor Samsat DIY Bahas Reward-Punishment hingga Digital Payment, Siapkan Layanan Makin Modern dan Transparan

LAIN518 Views

Yogyakarta — Dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Tim Pembina Samsat Provinsi D.I. Yogyakarta melaksanakan Rapat Koordinasi yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta pada pukul 14.00 WIB hingga selesai. Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat yang akan diselenggarakan di Semarang, sekaligus sebagai forum konsolidasi program kerja strategis Tim Pembina Samsat di wilayah D.I. Yogyakarta.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah strategis guna meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), antara lain melalui sosialisasi program reward dan punishment sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang patuh, termasuk pemberian voucher serta program penghargaan lainnya. Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada upaya perbaikan dan validasi data kendaraan bermotor sebagai basis utama dalam mendukung optimalisasi pelayanan Samsat, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat seiring dengan meningkatnya ekspektasi publik terhadap layanan yang cepat, mudah, dan transparan.

Rapat koordinasi juga menekankan pentingnya optimalisasi peran Tim Pembina Samsat di tingkat daerah dalam mendorong inovasi pelayanan, khususnya terkait kemudahan pembayaran pajak kendaraan non domisili serta dukungan terhadap implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Selain itu, disampaikan pula perkembangan positif peningkatan pembayaran pajak kendaraan melalui kanal digital seperti aplikasi SIGNAL dan e-Samsat lokal yang menunjukkan tren peningkatan signifikan sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan Samsat.

Sebagai bagian dari strategi peningkatan pelayanan dan penerimaan daerah, Tim Pembina Samsat juga mendorong optimalisasi digital payment sebagai bagian dari indikator kinerja pelayanan serta kemudahan akses bagi masyarakat. Program kolaborasi antarinstansi turut diperkuat melalui berbagai inovasi, di antaranya pemberian reward berupa e-wallet dan program doorprize emas yang dilaksanakan pada periode Maret hingga Juni 2026. Selain itu, dibahas pula progres peningkatan kualitas data wajib pajak, khususnya validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor telepon wajib pajak sebagai bagian dari penguatan basis data pelayanan Samsat.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan penegasan terkait jaminan perlindungan yang diberikan oleh Jasa Raharja terhadap korban kecelakaan lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku, serta kebijakan insentif Pajak Kendaraan Bermotor bagi kendaraan plat kuning berupa potongan sebesar 40 persen yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kepatuhan wajib pajak sekaligus mendukung peningkatan penerimaan daerah.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda D.I. Yogyakarta, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset D.I. Yogyakarta, Kepala Kantor PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta, Kasubdit Regident Ditlantas Polda D.I. Yogyakarta, Kepala Bidang Anggaran Pendapatan BPKA D.I. Yogyakarta, serta seluruh Kepala KPPD se-D.I. Yogyakarta. Kehadiran seluruh unsur Tim Pembina Samsat tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan dan optimalisasi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarinstansi Tim Pembina Samsat dalam mendorong percepatan digitalisasi layanan, penguatan inovasi pelayanan publik, serta peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor di wilayah D.I. Yogyakarta.

Kepala Kantor PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta, Regy S. Wijaya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Koordinasi Tim Pembina Samsat Provinsi D.I. Yogyakarta merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta optimalisasi penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Menurutnya, koordinasi yang solid antarunsur Tim Pembina Samsat menjadi kunci dalam mewujudkan layanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Regy S. Wijaya menambahkan bahwa berbagai agenda pembahasan dalam rapat, seperti penguatan sistem reward and punishment, validasi dan perbaikan data kendaraan bermotor, serta peningkatan pemanfaatan kanal pembayaran digital, merupakan bagian penting dari transformasi layanan Samsat menuju sistem yang lebih modern dan berbasis teknologi. Jasa Raharja juga mendukung penuh upaya peningkatan kualitas data wajib pajak sebagai fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Regy S. Wijaya menegaskan bahwa sinergi yang terbangun antara Polda D.I. Yogyakarta, BPKA, dan Jasa Raharja dalam forum Tim Pembina Samsat diharapkan mampu memperkuat inovasi layanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan kepatuhan wajib pajak yang pada akhirnya juga mendukung keberlanjutan perlindungan dasar bagi masyarakat melalui kontribusi SWDKLLJ serta terciptanya layanan Samsat yang semakin modern di wilayah D.I. Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *