Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

LAIN464 Views

Jakarta, 30 Maret 2026 PT Jasa Raharja menggelar Apel Penutupan Siaga Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026 yang dilaksanakan di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, pada Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kesiapsiagaan perusahaan dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026.

Apel dipimpin langsung oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin dan dihadiri jajaran Direksi, para Kepala Unit Kerja Kantor Pusat, dan seluruh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Jasa Raharja atas dedikasi dan kerja keras selama periode siaga.

Awaluddin menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Siaga Idulfitri 2026 tidak terlepas dari sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, hingga mitra rumah sakit dan operator transportasi.

“Siaga Idulfitri bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Saya mengapresiasi seluruh insan Jasa Raharja yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Awaluddin menekankan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada penanganan pascakecelakaan. Namun juga mencakup upaya preventif yang dilakukan secara konsisten, mulai dari edukasi keselamatan, pelaksanaan rampcheck, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, berbagai upaya tersebut telah memberikan dampak positif terhadap kondisi keselamatan selama periode Lebaran tahun ini. Berdasarkan data Korlantas Polri (13 25 Maret), jumlah kecelakaan tercatat menurun sekitar 596, sementara korban meninggal dunia turun signifikan hingga 304.

Jasa Raharja mencatat, pada periode 13-29 Maret telah menyerahka santunan sebesar Rp38,06 miliar, serta menerbitkan 6.588 surat jaminan bagi korban luka luka di 2.816 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.

“Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Itulah komitmen kita, dan itulah yang kita buktikan. Seluruh santunan korban meninggal dunia, termasuk dari

kecelakaan menonjol, telah diselesaikan sesuai ketentuan berlaku,” ujar Awaluddin.

Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin juga mengingatkan pentingnya transformasi layanan berbasis digital yang semakin terintegrasi, guna mempercepat proses penjaminan dan penanganan korban kecelakaan.

Melalui sistem yang terhubung dengan berbagai instansi, termasuk kepolisian dan rumah sakit, Jasa Raharja mampu memastikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan transparan bagi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan komitmen zero pending claim di mana seluruh santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan tepat waktu.

Selain itu, keberhasilan Program Mudik Gratis BUMN 2026 turut menjadi bagian dari Capaian penting, dengan realisasi mencapai 116.688 pemudik, melampaui target yang telah ditetapkan.

Dalam aspek pelayanan di lapangan, Jasa Raharja juga mengoperasikan 25 Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) yang didukung mobile unit keselamatan serta tim respons cepat di berbagai titik strategis jalur mudik.

Apel penutupan ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, serta menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat.

Ke depan, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat peran strategisnya, tidak hanya sebagai penyedia santunan. Lebih dari itu juga sebagai mitra aktif dalam mewujudkan sistem transportasi yang berkeselamatan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *