Sukses Layani 143 Ribu Kendaraan, Tol Fungsional Prambanan–Purwomartani Resmi Ditutup

LAIN248 Views

Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan pengakhiran operasional jalur tol fungsional Solo–Yogyakarta segmen Prambanan–Purwomartani yang dikelola oleh PT Jasa Marga Jogja–Solo. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026, bertempat di Gerbang Tol Purwomartani, sebagai penanda berakhirnya masa operasional jalur tol fungsional yang telah difungsikan selama periode pengamanan (PAM) Lebaran.

Penutupan jalur tol fungsional ini dilakukan setelah kurang lebih dua minggu beroperasi untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa arus mudik dan balik. Selama periode tersebut, jalur tol fungsional Prambanan–Purwomartani tercatat telah dilalui oleh sekitar 143 ribu kendaraan, dengan puncak volume lalu lintas terjadi pada tanggal 24 Maret 2026 yang mencapai sekitar 119 ribu kendaraan dalam satu hari. Tingginya volume kendaraan tersebut dapat terlayani dengan baik, sehingga arus lalu lintas tetap berjalan lancar dan terkendali.

Selama masa operasionalnya, jalur tol fungsional ini juga menunjukkan kinerja yang positif dari sisi keselamatan, di mana tidak tercatat adanya kejadian kecelakaan lalu lintas. Hal ini menjadi indikator keberhasilan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

Kegiatan pengakhiran operasional ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait, antara lain Harry Herawan selaku Kepala Bagian Operasional, Kombes Pol Arie Prasetya Syafaat selaku Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Adhitya Panji Anom selaku Kapolresta Sleman, serta Pristi Wahyono selaku Direktur Teknik Jasa Marga Jogja–Solo. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan koordinasi dan kolaborasi yang solid dalam pengelolaan infrastruktur dan pelayanan transportasi selama periode Lebaran.

Melalui pengoperasian dan pengakhiran jalur tol fungsional ini, diharapkan ke depan pengelolaan arus lalu lintas pada masa-masa puncak mobilitas masyarakat dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kapasitas infrastruktur maupun aspek keselamatan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

Kepala Bagian Oprasional Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Harry Herawan menyampaikan bahwa pengakhiran operasional jalur tol fungsional Solo–Yogyakarta segmen Prambanan–Purwomartani merupakan bagian dari siklus pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran yang telah direncanakan secara matang. Ia menegaskan bahwa keberadaan jalur tol fungsional ini sangat membantu dalam mengurai kepadatan lalu lintas serta memberikan alternatif jalur yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode Lebaran 2026.

Lebih lanjut, Harry Herawan mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang terlibat dalam pengoperasian jalur tol fungsional tersebut, sehingga mampu melayani lebih dari 143 ribu kendaraan dengan kondisi lalu lintas yang tetap lancar dan terkendali. Tidak adanya kejadian kecelakaan lalu lintas selama masa operasional juga menjadi indikator keberhasilan dalam penerapan aspek keselamatan. Hal ini, menurutnya, tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara kepolisian, pengelola jalan tol, dinas perhubungan, serta Jasa Raharja dalam memastikan standar keselamatan terpenuhi secara optimal.

Harry Herawan juga menambahkan bahwa ke depan, Jasa Raharja akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan keselamatan transportasi, khususnya pada momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran. Evaluasi terhadap pelaksanaan jalur tol fungsional ini akan menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan di masa mendatang, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal, baik dari sisi kelancaran arus lalu lintas maupun perlindungan keselamatan pengguna jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *