KECELAKAAN LALU LINTAS MERENGUT KORBAN JIWA DIJL RAYA SOLO-KLATEN, PETUNG, BLANCERAN KARANGANOM KLATEN

LAIN168 Views

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi JL Raya Solo-Klaten, tepatnya Dk Petung, Ds Blanceran, Kec Karanganom, Kab Klaten pada tanggal 23 Maret 2024 sekitar pukul 22:00 wib. Tabrakan melibatkan pengendara SPM AB-2905-XC dengan TRUK W-8633-UN Menyebabkan pembonceng dari pengendara SPM AB-2905-XC meninggal dunia di RSI Klaten hari Sabtu tanggal 23 Maret 2024.


PT Jasa Raharja Cabang D.I Yogyakarta melalu iPelaksana Administrasi Jasa Raharja Samsat Kodya Yogyakarta Bonaventura Pandu Patria Tama pada Senin 25 Maret 2024 melaksanakan survey di rumah duka korban atas nama Sartieke di Dk Lembah Code No 28 Rt 018/Rw 04, Kel Kota Baru, Kec Gondokusuman, Kota Yogyakarta ditemui Agus (Suami korban)
“Setelah mendapat informasi kecelakaan, petugas Jasa Raharja langsung bergerak cepat dan melakukan peninjauan dilokasi kejadian serta melakukan pendataan korban meninggal dunia di Dk Lembah Code No 28 Rt 018/Rw 04, Kel Kota Baru, Kec Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Langkah cepat dan proaktif ini dalam rangka pelayanan santunan yang cepat, sesuai harapan masyarakat yang menjadi korban.” kata Pandu Senin 26 Maret 2024.


Lebih lanjut Bonaventura Pandu Patria Tama Pelaksana Administrasi Jasa Raharja Samsat Kodya Yogyakarta mengatakan, korban yang mengalami kecelakaan tersebut terjamin oleh Jasa Raharja sesuai dengan Undang-Undang No 34 Tahun 1964. Hal ini merupakan bentuk implementasi Program Perlindungan Dasar Pemerintah terhadap warga negara yang mengalami kecelakaan.

Sesuai UU tersebut, Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan baik di darat, laut maupun udara.


Pandu menambahkan santunan tersebut berasal dari dana Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahunnya di kantor Bersama SAMSAT.

Korban meninggal dunia berhak atas santunan dan diserahkan kepada ahli waris yang sah menurut aturan yang berlaku sebesar Rp 50 juta, untuk korban luka-luka dijamin biaya perawatan oleh Jasa Raharja sampai dengan maksimal Rp 20 juta.

Hal ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No 16 Tahun 2017.
Jasa Raharja turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan tersebut. Semoga dengan adanya santunan Jasa Raharja sebagai wujud negara hadir bagi warganya serta dapat bermanfaat dan meringankan beban ahli waris maupun keluarga yang ditinggalkan.


Selain itu, Pandu juga berharap kepada warga masyarakat untuk tertib membayar PKB/SWDKLLJ, karena Jasa Raharja menyantuni korban kecelakaan lalu lintas jalan dari SWDKLLJ yang dibayarkan masyarakat bersamaan dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor.(has).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed